Beranda > Seksologi > Mr Dick Saya Kok Kecil?

Mr Dick Saya Kok Kecil?

18/09/2009 – 18:09
Liana Garcia
(Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta – Ukuran Mr Dick adalah kebanggaan utama seorang pria. Besar kecilnya Mr Dick memiliki pengaruh terhadap rasa percaya diri pria.

Meski ukuran bukanlah penentu hebat atau tidaknya seorang pria di atas ranjang, tapi banyak orang beranggapan Mr Dick besar lebih baik dibandingkan ukuran Mr Dick mini.

Berdasarkan penelitian, ukuran alat vital pria Indonesia antara 12-16 cm. Sedangkan untuk ukuran pria Amerika rata-rata 15 cm, pria Brazil 15,5 cm bahkan ukuran pria Afrika bisa mencapai 17 cm.

Satu hal yang harus disadari perbedaan warna kulit, negara atau ras bukanlah penyebab besar kecilnya Mr Dick. Tetapi lebih kepada pola kebiasaan yang berlaku di masing-masing negara.

Jika pria Indonesia ingin memiliki ukuran Mr Dick yang lebih besar, ada baiknya mulai dari sekarang mengubah kebiasaan hidup yang membuat Mr Dick tidak berkembang secara optimal.

Apa saja kebiasaan itu, berikut paparannya seperti dikutip INILAH.COM dari WebMD.

Konsumsi Zinc Waktu Masa Hamil.

Kebutuhan akan zinc sangat mempengaruhi perkembangan organ reproduksi. Jika konsumsi zinc kurang, akan mempengaruhi perkembangan Mr Dick secara optimal. Sayangnya kesadaran akan mengkonsumsi zinc saat hamil sangatlah rendah.

2. Konsumsi Makanan Pokok Tepat

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Padahal semasa pertumbuhan, tubuh kita perlu lebih banyak makan protein, bukan karbohidrat. Sehingga yang terjadi pada tubuh kita gemuk tetapi tidak bertulang besar.

Akibatnya Mr Dick tidak berkembang optimal, apa lagi nasi mengandung unsur enzim yang dapat menghambat penyerapan zinc dalam tubuh. Hal ini yang menyebabkan perkembangan Mr Dick terhambat.

3. Hindari Celana Dalam Ketat.

Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat juga dapat membuat Mr Dick terhambat, apa lagi digunakan selama sehari. Jika Anda sudah berada di rumah, sebaiknya pakailah celana pendek yang longgar, karena hal itu akan membuat Mr Dick berkembang dan peredaran darah yang di alirkan area vital berjalan dengan lancar. Biasakanlah mulai dari sekarang Mr Dick hanya tertutup dengan celana pendek longgar.

4. Faktor Sunat

Sunat lebih baik dilakukan pada usia 13-14 tahun, jangan melakukan sunat pada masa pertumbuhan. Biarkanlah kulit Mr Dick dan Mr Dick berkembang terlebih dahulu.

Sunat pada usia dini dapat membuat kulit Mr Dick tertarik yang menyebabkan perkembangan Mr Dick tidak optimal. Seperti kebiasaan pria remaja dewasa Afrika yang selalu memijat Mr Dick mereka. Sehingga tidak heran orang Afrika dikenal dengan bangsa berpenis besar. [L1]

terkait :


Categories: Seksologi Tag:, ,
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.