Beranda > Seksologi > Wanita Usia 35 Tahun Paling Menikmati Seks

Wanita Usia 35 Tahun Paling Menikmati Seks

Sabtu, 26 September 2009 | 11:38 WIB
Ilustrasi

KOMPAS.com — Ibarat wine yang makin panjang umurnya, rasanya makin enak. Begitu pula dengan kaum wanita dalam hal seksualitas. Menginjak usia 35 tahun, sebagian besar wanita justru sangat menikmati kehidupan seksualnya.

Sebuah survei yang dilakukan secara online terhadap 500 wanita berusia 35-49 tahun menunjukkan, sebanyak 76 persen wanita menjawab sangat bersemangat menjaga kehidupan seksualnya tetap sehat dan 50 persen mengaku selalu berinsiatif meminta pasangannya untuk bercinta.

Bukan hanya itu, 35 persen responden juga mengatakan, makin bertambah usia, mereka merasa kehidupan seksualnya makin memuaskan. Separuh responden juga mengatakan, mereka melakukan seks sekali dalam seminggu atau lebih.

“Wanita di usia tersebut biasanya disibukkan dengan urusan rumah tangga dan dianggap sudah kehilangan hasrat bercinta. Karena itu, hasil survei ini sangat berlawanan dengan pandangan orang selama ini,” kata Yvone K Fulbright, PhD, seksolog dari Universitas Iceland.

Menurut Yvone, wanita-wanita di usia matang tersebut pada umumnya sudah merasa “klop” dengan pasangannya. Dengan kata lain, wanita di usia ini sudah tak canggung lagi mengungkapkan apa yang diinginkannya untuk mencapai kepuasan seksual.

“Mereka sudah lebih mengenal tubuh pasangannya, demikian juga sebaliknya. Selain itu, wanita di usia matang juga merasa lebih aman dan lebih menerima tubuhnya, terutama bila ia sudah pernah melahirkan,” katanya.

Alasan lain adalah, lanjut Yvone, bila wanita tersebut kembali menyandang status lajang, bisa karena perceraian atau suami meninggal. “Sebagian wanita mungkin merasa seperti remaja lagi, berbunga-bunga lagi karena menemukan kekasih baru,” katanya.

Apa pun alasannya, menjaga agar kehidupan seksual tetap bergairah dan meletup-letup adalah hal yang penting untuk setiap wanita. “Lakukan seks secara teratur, tapi jangan menjadi rutin. Hindari hal-hal yang sama, buatlah eksperimen agar seks tidak membosankan,” sarannya.
AN
Sumber : WebMD
terkait :

Categories: Seksologi Tag:, ,
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.