Beranda > Software / Freeware > Jajal Safari 4

Jajal Safari 4

Kamis, 6 Agustus 2009 | 12:12 WIB  |  PC Plus

images

Ketika pertama kali mencoba Safari 4 versi beta, PCplus tercengang dengan kecepatan browser keluaran Apple itu. Lalu, ketika PCplus mencoba Safari 4 versi penuhnya, penilaian tentang kecepatan Safari 4 tak jauh berubah. Kecepatan Safari 4 dalam hal menampilkan halaman situs web banyak menuai pujian dari orang-orang yang sudah mencobanya, termasuk penguji dari berbagai majalah teknologi.

Safari 4 memang punya proses render halaman yang baik. Konon, proses itu dibuat sedemikian rupa sehingga segala elemen dalam halaman situs web bisa di-load dengan cepat. Tak heran, berbagai halaman situs web di Safari 4 bisa seolah-olah muncul sekaligus. Sekadar informasi, saat mencoba seluruh browser, PCplus menggunakan koneksi internet ADSL dengan kecepatan 384 Kb/detik.

Anda tidak akan mendapati adanya menu “File”, “Edit”, “View”, dan lain-lain. Apple menyembunyikan baris menu itu. Bisa sih Anda munculkan. Menu yang muncul di sekitar baris alamat hanyalah ikon-ikon untuk mengakses bookmark, history, top site (apa “top site” ini akan dijelaskan nanti), dan baris bookmark.

Menu yang muncul di situ bisa diutak-atik. Tata letaknya sekalian bisa pula diutak-atik. Ini yang tumben dari Apple yang biasanya jarang memberikan kustomasi.

Yang keren lagi “top site”. Kalau Anda buka tab baru, Safari 4 akan membuka halaman ini—kecuali kalau Anda sudah ubah aturannya. “Top site” menampilkan situs-situs web yang… top. Top menurut Anda tentu saja. Tapi kalau Anda tidak mendaftarkan situs web apa pun di situ, situs web yang muncul adalah situs web yang top menurut Apple.

O ya, ada perbedaan mencolok antara Safari 4 versi beta dengan Safari 4 versi penuh. Perbedaan itu terletak pada letak tab halaman situs web. Pada versi beta, tab diletakkan di baris judul (title bar) aplikasi—meniru Google Chrome. Di versi resmi, tab dimasukkan kembali ke dalam jendela aplikasi. Di versi beta, halaman situs web bisa lebih luas terlihat. Tapi, menggeser-geser tab jadi rada susah. Di versi resmi, dengan mudah tab digeser-geser bahkan animasi saat penggeseran tab pun ciamik.

Sayangnya, Apple tidak meniru pengelompokan tab yang dilakukan Microsoft pada Internet Explorer 8 (IE8). Di IE8, Microsoft membuat label warna untuk tab yang sekelompok. Misalnya, tab baru yang dibuka dari situs web Tabloid PCplus diberi warna merah. Semua tab baru yang dibuka dari Facebook dikasih warna biru.

Ada lagi yang PCplus sayangkan yang berhubungan dengan tab. Ketika kita berada di sebuah tab dan membuka tab lagi, tab baru itu muncul di paling kanan, tidak muncul di sisi tab yang sedang aktif.

Safari 4 juga sepertinya tidak melakukan manajemen error. Ketika ada hang di satu tab, seluruh Safari 4 hang. Eh, sudah begitu tak ada pula fitur restore. Jadi, pada saat Safari 4 harus dimatikan dengan paksa, seluruh halaman situs web harus dibuka kembali secara manual. Ah, sayang sekali.

PLUS: Kecepatan, kustomasi, RSS reader

MINUS: Tak ada fitur restore kalau Safari hang, 1 tab hang bikin Safari hang.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: