Beranda > Psikologi > Suara Musik Keras Pacu Semangat Perempuan

Suara Musik Keras Pacu Semangat Perempuan

Nurul Ulfah – detikHealth

Selasa, 18/08/2009 16:00 WIB

img
(Foto : 123rf)

Jakarta, Pernah kesal dengar suara musik keras yang disetel orang lain? Jangan buru-buru kesal dulu, musik keras ternyata bisa memompa semangat perempuan untuk meningkatkan aktivitasnya.

Studi terbaru mengatakan bahwa wanita dapat meningkatkan aktivitasnya, terutama saat bekerja dan olahraga ketika mereka mendengarkan dan meningkatkan volume musik favoritnya.

Studi tersebut menunjukkan bahwa mereka yang mengeraskan sedikit volume suara musiknya tidak hanya akan meningkatkan kinerja, tapi juga meningkatkan mood.

“Mereka bekerja lebih baik dan juga lebih bahagia,” ujar ketua studi tersebut, Janet McMordie dari University of Western Ontario, Canada seperti dikutip dari That’s Fit, Selasa (18/8/2009).

“Secara psikologis, musik bisa membuat semangat seseorang terpompa dan membuat pekerjaan tidak terasa berat karena meningkatnya hormon adrenalin,” ujar McMordie.

Sebanyak 18 wanita berumur antara 20 hingga 22 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Selama beberapa sesi mereka diberi beberapa tugas sembari mendengarkan musik dan tanpa mendengarkan musik.

Volume suara yang digunakan dalam studi ini rata-rata yaitu 65-70 desibel. Volume tesebut adalah volume yang paling ideal untuk mendengarkan musik. Di atas volume 85 desibel, seseorang dapat mengalami gangguan dan hilang pendengaran.

Asal tahu saja, suara ketika berbicara normal adalah 60 desibel, bunyi bising kendaraan di jalan sekitar 85 desibel dan bunyi senjata dapat mencapai 120 hingga 150 desibel.

Untuk jenis musik yang digunakan dalam studi ini, partisipan bebas memilih musik favorit mereka. Selama 30 menit, mereka mendengarkan musik sambil melakukan ativitas, seperti bersepeda dan melatih gerakan-gerakan otot.

Berdasarkan hasil studi tersebut, mendengarkan musik sambil beraktivitas ternyata menambah kekuatan seseorang dalam melewati tes-tes yang diberikan daripada mereka yang tidak mendengarkan musik.

“Musik membantu mendorong seseorang dengan menyelipkan semangat melalui aspek psikologis dengan mengatakan bahwa ‘itu hal mudah’ atau seperti memberi dorongan ekstra ‘lalui saja’ ketika seseorang kecapean karena berolahraga,” ujar McMordie.

Musik yang lebih keras juga ternyata berpengaruh secara signifikan dan lebih baik dibanding musik yang pelan, asalkan tidak melebihi 85 desibel.

Wanita yang mendengarkan musik lebih keras bisa melakukan olahraga lebih banyak sebelum rasa lelah datang ketimbang mereka yang mendengarkan musik dengan volume kecil.

Menurut Gina Lombardi, seorang ahli fitness yang terlibat dalam studi tersebut mengatakan bahwa musik dapat membuat seseorang lebih banyak bergerak, meningkatkan kemampuan fisik dan membuat acara olahraga lebih menyenangkan.

Dari studi itu, Lombardi pun menyebutkan beberapa musik tempo cepat yang banyak disukai para partisipan, diantaranya “Boom Boom Pow (Black Eyed Peas), “Jai Ho” (A.R. Rahman dari film “Slumdog Millionaire”), “Poker Face” (Lady Gaga), “Waking Up in Vegas” (Katy Perry), “Summer Nights” (Rascal Flatts) dan juga lagu “Black or White”, yang dipopulerkan Raja Pop Michael Jackson.

Jadi, tunggu apa lagi? setel musik favoritmu dan beraktivitaslah lebih baik lagi.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: