Beranda > Nasional > Noordin M Top Kian Terjepit?

Noordin M Top Kian Terjepit?

R Ferdian Andi R | 20/08/2009 – 09:44
Nanan Soekarna
(inilah.com/Wirasatria)

INILAH.COM, Jakarta – Mabes Polri telah melansir empat Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan aksi terorisme di tanah air, khususnya pengeboman di Mega Kuningan, 17 Juli lalu. Mereka adalah Syaifuddin Zuhri, Mohammad Syahrir, Bagus Budi Pranoto, dan Ario Sudarso. Akankah langkah tersebut semakin mempersempit gerak Noordin M Top?

Polri mengaku telah mengidentifkasi keempat orang yang diduga terlibat jaringan Noordin M Top itu, meski tanpa merinci peran masing-masing mereka. “Kami mengeluarkan empat nama DPO, mereka diduga terlibat pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna, di Jakarta, Rabu (19/8).

Beberapa nama yang dilansir Mabes Polri memang tidak asing, terutama sesaat peledakan bom di Mega Kuningan. Seperti nama Syaifudin Zuhri yang banyak disebut-sebut sebagai ahli perekrut ‘calon pengantin’. Salah satu ‘karya’-nya yang terlihat, dirinya diduga menjadi perekrut Dani Dwi Permana dan Nana Ikhwan Maulana.

Syaifudin ini pulalah yang merekrut Ibrohim pada tahun 2000. “Yang sudah jelas Syaifudin Zuhri bin Djaelani Irsyad, dia sebagai perekrut suicide bomber. Yang lain masih dalam penyelidikan. Nanti dikabarkan lagi,” tegas Nanan.

Selain Syaifudin, ada nama Mohamad Syahrir alias Aing. Pria kelahiran Jakarta 25 Juli 1968 ini bersuku bangsa Sunda. Aing memiliki dua alamat terakhir. Pertama di Kompleks Garuda Blok C1 No, 6 RT 06/16, Kampung Melayu, Teluk Naga, Tangerang, Banten. Alamat kedua di Jalan Giring-giring II/04, RT 09/10, Sukmajaya, Depok, Jakarta, Barat.

Sedangkan Bagus Budi Pranoto alias Urwah merupakan sosok yang tidak asing bagi Densus 88. Karena, pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah, ini sempat divonis 3 tahun 6 bulan terkait kasus terorisme, yaitu menyembunyikan Dr Azhari dan Noordin M Top.

Buron terakhir adalah Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin. Pria tersebut memiliki dua tanggal lahir, yaitu Tegal, 22 Januari 1973 dan Kendal, 20 Maret 1973 . Ia memiliki ciri fisik dengan tinggi badan lebih dari 165 cm, bentuk kepala lonjong, warna mata hitam, bentuk alis tebal, bentuk bibir tebal. Ciri khusus pada pria tersebut adalah memakai kacamata.

Pengamat terorisme Al Chaidar menyebutkan, nama-nama yang dilansir aparat kepolsian merupakan ‘ring Banten’ (kelompok Imam Samudera) yang belum tertangkap atau sudah tertangkap, namun tidak mendapat pembinaan dari pemerintah. “Mereka kembali pada aktivitas lama, karena kapabilitasnya tidak bisa digantikan oleh orang lain,” tutur Al Chaidar dalam perbicangan dengan INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (19/8).

Menurut Al Chaidar, keempat nama tersebut masuk ‘ring kedua’ jaringan Noordin yang bertugas rekruitmen dan transfer dana. Al Chaidar menegaskan, penyebutan empat DPO yang dilansir polisi itu jelas akan mempengaruhi ruang gerak Noordin M Top. Meskipun, Noordin memiliki back up yang masih kuat melalui kelompok Cilacap.

“(Penangkapan keempat DPO ini) memang akan menyulitkan Noordin. Tetapi jaringan di ‘ring Cilacap’ belum habis, mereka biasa menyediakan safe house,” tambah Al Chaidar.

Sebaliknya, secara terpisah pengamat intelijen Dynno Chressbon menegaskan, identifikasi itu sama sekali tidak mempengaruhi ruang gerak Noordin M Top. “Karena selama empat tahun terakhir ini, Noordin telah mengkonsolidasikan empat lapis jaringan yang mem-back up dirinya, yaitu JI, Laskar Mujahidin, DI, dan NII nonterritorial,” papar Dynno.

Menurut dia, dua nama yang dilansir Polri, yaitu Syaifudin dan Syahrir, merupakan veteran Poso yang sebelumnya pernah aktif di camp NII di Filipina. Keduanya juga pernah bertinteraksi dengan Noordin M Top saat di Filipina.

“Noordin pernah meminta mereka untuk terlibat di dalam pelatihan kemiliteran, yaitu sniper, penggunaan senjata serbu, dan membuat kelas pelatihan perakitan bom. Jadi ini memang simbiosis mutualisme,” tambah Dynnoseraya menyebutkan bahwa empat DPO tersebut juga membantu Noordin dalam pengeboman di Kedubes Australia.

Sepertinya, kisah perburuan Densus 88 Antiteror Polri membekuk Noordin M Top masih panjang. Bagaimanapun, menangkap empat DPO sedikitnya telah mengurangi pekerjaan Densus 88 dalam melokalisir aksi Noordin M Top, karena kempat DPO tersebut memiliki peran penting dalam aksi teror di Indonesia. [P1]


Simak juga :

Anggota Baru DPRD Surabaya Dapat Mobdin Harganya Diatas Rp 150 Juta

Oknum Polisi Nakal Akan Ditindak Tegas Satuan Propam

KPU Sebaiknya Segera Umumkan Hasil Pemilu Legislatif 2009

Polri Akui Tangkap Mohamad Jibril

Tersangka Teroris Baru

Ditemukan mayat laki – laki

Pusat Perbelanjaan, Tempat Ngabuburit Warga Ibu Kota

Jembatan RI-Malaysia Akan Jadi Jembatan Terpanjang Hubungkan 2 Negara

Incar Obama, Noordin ‘Turun Gunung’

Dunia Islam Tak Kenal Humor?

Pemda Mesti Jadi Pimpinan

Pesan Ramadhan dari Barack Obama

Walah! PRT Indonesia Punya Pistol

AS ‘Cium’ Niat Noordin Serang Obama?

Tari Pendet Diklaim Malaysia

Teroris Sulit ‘Disembuhkan’ Sebab Ideologinya Telah Membatu

Heboh Berfoto Bugil di Tengah Penumpang Kereta

Lihat Teroris, Hubungi Siaga Bareskrim

Noordin M Top Kian Terjepit?

Gila! Berjilbab Mesum di Hotel

SBY Terdiam Saat Pidato ‘Menggoda’

Teleprompter Obama Jatuh, SBY Ngadat

KPK-Antasari ‘Jeruk Makan Jeruk’?

Jika Terima Tommy, Golkar Mundurkan Reformasi & Ditinggal Konstituen

Rakyat Tertimbun Bunga Utang Rp 109 Triliun

Misteri Palu Soeharto & Indonesia Raya

Noordin Hilangkan Jejak dengan Berpencar

Pidato Kenegaraan SBY Diwarnai Insiden tanpa Lagu Kebangsaan

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: