Beranda > Nasional > Pemda Mesti Jadi Pimpinan

Pemda Mesti Jadi Pimpinan

Saturday, 22 August 2009 Image

TAMBANG NEWMONT, Sejumlah alat berat mengangkut material tambang di pit Batu Hijau PT Newmont Nusa Tenggara, NTB, kemarin.

JAKARTA (SI) – Wakil Ketua Komisi VII DPR Ahmad Farial mengungkapkan, tiga pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) semestinya menjadi lead atau pimpinan dalam pembelian 14% saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). BUMNseperti Antam(PT Aneka Tambang Tbk) atau pihak lain yang ditunjuk pemerintah pusat bisa masuk melalui perusahaan patungan yang dibentuk ketiga pemda tersebut.“

Dengan demikian,ada winwin solution, yakni ada pemda,ada BUMN, ada PIP (Pusat Informasi Pemerintah) dan ada perusahaan nasional,”katanya kemarin. Farial mengatakan, pemerintah pusat dan daerah mesti bersatu membeli saham divestasi Newmont tersebut.Tiga pemda di NTB, yakni Provinsi NTB, Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Sumbawa Barat bersama PT Multicapital Indonesia, sudah membentuk perusahaan patungan PT Maju Daerah Bersaing (MDB).

MDB sudah ditetapkan mengelola 10% saham divestasi Newmont dan berkeinginan mendapatkan 21% saham lainnya. Menurut Farial,Antam atau pihak lain yang ditunjuk pemerintah pusat seperti PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (BA) dan PIP bisa masuk bergabung di perusahaan MDB.

Rapat terbatas pada 12 Agustus 2009 yang dipimpin Mensesneg Hatta Rajasa dan dihadiri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil telah memutuskan 14% saham NNT diberikan kepada pemerintah pusat dan daerah, serta meminta Menteri Keuangan membicarakannya dengan Gubernur NTB Zainul Madji.

Seusai bertemu Menteri Keuangan Sri Mulyani membahas pembelian 14% saham Newmont di Jakarta, kemarin, Gubernur NTB Zainul Madji menyatakan bahwa daerah siap membeli dan menjadi lead dalam pembelian saham Newmont.“ Kami bersyukur, semangat menyatukan antara pusat dan daerah sudah ada. Kami harapkan semua pihak bisa memberikan yang terbaik,”katanya.

Ketiga pemda juga telah mengirim surat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang isinya berniat membeli 14% saham Newmont. Pemda NTB meminta menjadi lead dalam pembelian saham NNT. DPR telah mendukung keinginan pemerintah daerah di NTB menguasai secara penuh 31% saham divestasi NNT.

Ketua DPR Agung Laksono dalam surat bernomor PW/01/ 4883/DPRRI/VIII/2009, 10 Agustus 2009, kepada Presiden SBY meminta 31% saham diberikan ke daerah sesuai kesimpulan rapat Komisi VII DPR dengan Pemda NTB. Ketua Komisi VII DPR Airlangga Hartarto mengatakan, penguasaan secara penuh saham Newmont akan membuat daerah mengontrol kebijakan manajemen NNT, khususnya dalam pengelolaan dana kewajiban sosial perusahaan (corporate social responsibility/ CSR).

“Kalau 31% saham Newmont masih terpecah lagi ke pihak lain, maka porsi nasional di NNT tidak bisa memiliki kewenangan kontrol atas pelaksanaan CSR yang dampaknya langsung dirasakan di daerah,”timpalnya. Menurut dia, Pemerintah Indonesia harus melihat kepentingan nasional dalam proses divestasi Newmont, yakni penguasaan 31% saham divestasi oleh hanya satu pihak,yaitu daerah. (ant)

Simak juga :

Anggota Baru DPRD Surabaya Dapat Mobdin Harganya Diatas Rp 150 Juta

Oknum Polisi Nakal Akan Ditindak Tegas Satuan Propam

KPU Sebaiknya Segera Umumkan Hasil Pemilu Legislatif 2009

Polri Akui Tangkap Mohamad Jibril

Tersangka Teroris Baru

Ditemukan mayat laki – laki

Pusat Perbelanjaan, Tempat Ngabuburit Warga Ibu Kota

Jembatan RI-Malaysia Akan Jadi Jembatan Terpanjang Hubungkan 2 Negara

Incar Obama, Noordin ‘Turun Gunung’

Dunia Islam Tak Kenal Humor?

Pemda Mesti Jadi Pimpinan

Pesan Ramadhan dari Barack Obama

Walah! PRT Indonesia Punya Pistol

AS ‘Cium’ Niat Noordin Serang Obama?

Tari Pendet Diklaim Malaysia

Teroris Sulit ‘Disembuhkan’ Sebab Ideologinya Telah Membatu

Heboh Berfoto Bugil di Tengah Penumpang Kereta

Lihat Teroris, Hubungi Siaga Bareskrim

Noordin M Top Kian Terjepit?

Gila! Berjilbab Mesum di Hotel

SBY Terdiam Saat Pidato ‘Menggoda’

Teleprompter Obama Jatuh, SBY Ngadat

KPK-Antasari ‘Jeruk Makan Jeruk’?

Jika Terima Tommy, Golkar Mundurkan Reformasi & Ditinggal Konstituen

Rakyat Tertimbun Bunga Utang Rp 109 Triliun

Misteri Palu Soeharto & Indonesia Raya

Noordin Hilangkan Jejak dengan Berpencar

Pidato Kenegaraan SBY Diwarnai Insiden tanpa Lagu Kebangsaan

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: