Beranda > Internet > Tiru China, Malaysia Sensor Internet

Tiru China, Malaysia Sensor Internet

06/08/2009 – 13:05

(istimewa)

INILAH.COM, Kuala Lumpur – Merasa internet menambah tantangan politik dalam negeri, pemerintah Malaysia mempertimbangkan untuk mengikuti langkah China dalam menyensor internet. Hukum baru itu memberikan pemerintah hak untuk memenjarakan blogger tanpa sidang.

“Pemerintah sedang menggodok detil teknis dan legal untuk implementasi filter internet itu. Mereka berencana untuk memberlakukannya akhir tahun ini atau pada 2010 mendatang,” tutur seorang sumber pemerintahan yang tak ingin disebutkan jati dirinya, seperti dilansir Straits Times, Kamis (6/8).

Beberapa hari lalu, kepolisian negeri Jiran itu menahan lebih dari 600 pendukung oposisi yang memprotes kekuasaan pemerintah selama 51 tahun. Pemerintah lalu merasa perubahan politik itu juga dikontribusikan oleh internet.

Malaysia juga berencana meningkatkan penetrasi internet rumah sebanyak 50% pada akhir 2010 dengan program broadband baru mereka. Menkominfobud Malaysia, Rais Yatim, menyampaikan pihaknya akan mengamankan kendali konten dan mengawasi regulator internet.

“Tak hanya hal baik, hal buruk juga datang dari internet. Kami akan mengenalkan UU baru untuk mengatasi hal-hal buruk itu,” tandas Yatim. [vin]

Malaysia Pasung Internet seperti China

(istimewa)

INILAH.COM, Jakarta – Pemerintah Malaysia mempertimbangkan akan melakukan sensor terhadap situs yang tidak diinginkannya seperti di China. Negeri jiran itu berdalih, sensor diperlukan untuk menjaga harmoni antar ras di negara yang memiliki keragaman budaya itu.

Langkah itu disebut oleh oposisi sebagai “petaka dari petaka” yang menghancurkan kemerdekaan internet di Malaysia. Padahal media massa juga dikontrol secara ketat di negara itu.

Pejabat senior di National Security Council (NSC) mengkonfirmasikan akan melakukan pengawasan. Hal itu merusak jaminan pada 1996, bahwa negara itu tidak akan melakukan sensor internet.

“Sensor itu akan mengeluarkan materi pornografi serta blogger yang membangkitkan sentimen ras. Kami harus menjaga harmoni ras. Kami tidak bisa menyediakan demokrasi penuh seperti di AS,” kata pejabat itu.

“Negara ini harsu selamat,” tegas pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Kenangan kerusuhan rasial berdarah pada 1969 masih kuat di ingatan warga Malaysia. Pemerintah Malaysia berusaha menjaga perdamaian antara warga mayoritas muslim melayu dan minoritas etnik China dan India.[ito]


Simak juga :

Penulis Inggris Lecehkan Alquran

Intelijen AS Buat Facebook Teroris

Lintasarta Dukung Pengembangan Kreatifitas di Indonesia dengan Peluncuran Creative Solutions Award

Tiru China, Malaysia Sensor Internet

Joker Obama Melejit di Internet

Polisi Telusuri Pemilik Blog ‘Pintu Syurga’

Tunggu Sahur Sambil Facebook-an, Laptop Dirampas

Kirim 5000 SMS Berakhir di Penjara

Ini Dia Situs Terkotor Versi Symantec

Internet Turun, RI Pemain Utama ICT

Internet Digemparkan Seekor Tupai

Bocah AS Buat Website Khusus Berita Baik

SBY Dambakan Desa Berinternet 2010

Kaskus Jadi Situs Penghina Islam?

1000 Ponsel Esia Dibagikan Gratis di Bali

Telepon Gratis Flexi Genjot Laba Telkom

Telkom Genjot 20% Mobile Data Flexi

Penerima e-mail ‘Noordin’ pamit

Indosat Hapus 3 Juta Nomor Pelanggan Seluler

Indosat Harus Jamin Rahasia Negara

  1. 3 Mei 2014 pukul 13:38

    Everything is very open with a precise explanation of the issues.
    It was truly informative. Your site is useful. Many thanks for sharing!

  2. solarsedayu
    23 Agustus 2009 pukul 20:45

    to : lawliet90
    tau tuh, si malingsia …

  3. lawliet90
    23 Agustus 2009 pukul 19:35

    ada ada aja tu malaysia……😀

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: