Beranda > Nasional > Presiden: Malaysia Diharap Punya Niat Baik

Presiden: Malaysia Diharap Punya Niat Baik

Selasa, 25 Agustus 2009 | 15:25 WIB

Laporan wartawan KOMPAS Wisnu Nugroho A

Gerakan tari pendet diperagakan di Taman Budaya Denpasar, Bali, Sabtu (22/8). Aksi itu merupakan bentuk protes atas berita klaim tari itu oleh pihak Malaysia. Seniman Bali mendesak pemerintah memprotes hal itu.

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap Malaysia menggunakan niat baik untuk menyelesaikan masalah penggunaan tari pendet dalam promosi wisata Malaysia.

“Ini pelajaran yang sangat baik. Saya berharap niat baik Indonesia untuk menjaga hubungan baik dimiliki juga oleh Malaysia sehingga kerja sama yang selama ini baik terjaga tidak terganggu,” ujar Presiden dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/8).

Sebelum jumpa pers, Presiden menerima laporan serta penjelasan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda. Presiden mengemukakan, protes yang telah disampaikan Indonesia ke Malaysia atas penggunaan tari pendet untuk promosi wisata Malaysia tidak berlebihan.

“Ini sudah terjadi beberapa kali dan protes ini untuk kebaikan pada masa depan,” ujar Presiden.

Presiden menyebut, di Malaysia saat ini ada sekitar 1,8 juta warga negara Indonesia yang bekerja di jajaran kedutaan besar dan konsulat jenderal, belajar, dan sebagai tenaga kerja Indonesia.


Simak juga :

  1. solarsedayu
    25 Agustus 2009 pukul 19:44

    to : sulaiman,
    betul itu bro…,emang si malingsia itu kagak punya malu,
    dah tebel muka … maunya nyaplok milik bangsa lain.
    biarpun kita punya budaya seabrek kalo satu aja diambil ‘n
    diakui bangsa lain kita kan gak rela, ya ngga’ gan ?

  2. 25 Agustus 2009 pukul 17:53

    Malaysia tidak berniat mengembangkan seni dan budaya dalam negerinya, dan kehilangan kreatifitas senimannya dan budayawannya. . miskin jiwa nasyarakatnya dadi seni dan budaya

  3. solarsedayu
    25 Agustus 2009 pukul 16:56

    to : Bernardia Vitri,
    kalo klaimnya baru sekali sih wajar dan bisa jadi nggak di sengaja,
    tapi Malaysia sudah klaim lagu rasa sayange, reog ponorogo, angklung,
    bahkan pada iklan kunjungan wisatanya yang kini lagi rame dibicarain juga menampilkan wayang kulitnya Indonesia selain tari pendet itu sendiri. ada yang bilang Malaysia itu cuma punya satu budaya, yakni budaya mencaplok kebudayaannya negara lain, ha.. ha..

  4. 25 Agustus 2009 pukul 16:28

    Banyak juga orang indo di sana…makanya kebudayaannya juga ikut dibawa…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: