Beranda > Peluang & Usaha > Inilah 4 Kunci Sukses dalam Dunia Bisnis

Inilah 4 Kunci Sukses dalam Dunia Bisnis

Senin, 24 Agustus 2009 | 17:32 WIB
Pikirkan dan rancang strategi branding produk Anda untuk mencapai sukses.

JAKARTA, KOMPAS.com – Dunia bisnis di Indonesia terus menggeliat, seolah tidak mempedulikan karut marut pemilu dan peristiwa Bom Mega Kuningan. Untuk itu perlu bagi para pelaku bisnis untuk menyusun strategi handal.

“Untuk memenangi pasar dalam dunia yang terus berubah ada 4 kunci sukses,” kata Simon Jonatan, Konsultan Marketing, dalam acara Founder’s Day di Ciputra World Jakarta Marketing Gallery, Senin (24/8).

Keempat kunci tersebut adalah:

1. Awareness: yang termasuk dalam poin ini adalah iklan yang gencar untuk membangkitkan kesadaran terhadap produk tersebut bagi konsumen.

2. Attractiveness: apakah produk kita menarik. Harus ada sesuatu yang berbeda dipandingkan produk lain yang diproduksi kompetitor.

3. Availability: apakah produk juga dilengkapi oleh ketersedian yang menunjung. Misalnya, produk rumah dilengkapi dengan akses yang mudah dan strategis.

4. Affordability: untuk menarik konsumen, penjualan produk disertai dengan berbagai macam potongan harga maupun kredit ringan.

Menurut Simon, keempat kunci sukses ini bisa meningkatkan brand of mind konsumen. “Ini penting. Karena kalau konsumen mau beli, di otaknya sudah mengingat satu produk yang dipercaya,” ucapnya.
ONE

Pebisnis Indonesia Kurang Memiliki Kejujuran dan Kedisiplinan?

Selasa, 25 Agustus 2009 | 07:44 WIB

Laporan wartawan KOMPAS Lukas Adi Prasetya

Ilustrasi

SLEMAN, KOMPAS.com — Ada dua hal yang jarang dimiliki pelaku usaha dan wiraswasta Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya, yakni jujur dan disiplin. Di negara-negara berkembang, dua hal itu sudah menjadi karakter dan budaya.

“Di Norwegia, misalnya, penduduknya terbiasa jujur dan disiplin. Mereka merasa malu dan menganggap aib jika membual dan jika tak tepat waktu, apalagi kalau sampai terjadi berulang. Adapun di Indonesia, kita bisa menjumpai banyak contoh ketidakjujuran dan ketidakdisiplinan berulang-ulang. Ya pantas, Indonesia sulit maju,” ujar Ahmad Sumiyanto, Praktisi Al Iklhas Grup, yang juga Komisariat Bank Madinah Syariah Yogyakarta, Senin (24/8).

Dia menyampaikan hal itu dalam workshop Jogja Business Day di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Ahmad, mengutip pernyataan Ciputra, pebisnis top Indonesia, mengatakan bahwa pebisnis yang berjiwa jujur dan disiplin di Indonesia baru mencapai 0,8 persen dari total pebisnis. Di negara maju, angkanya bisa 4 persen.

“Pebisnis dalam hal ini adalah kelas menengah ke atas, yang beromzet minimal Rp 1 miliar,” ujarnya.
KOMPAS Lukas Adi Prasetya

  1. 24 September 2009 pukul 21:50

    to : mas tyas,
    masih lebaran lho mas,
    nggak usah nyindir gitu hehe..

  2. 24 September 2009 pukul 21:19

    biasanya orang Indonesia tuh sukanya poin yang keempat mas, apalagi kalo ada gratisan, nggak nunggu lagi tahun depan..
    he..he.. termasuk saya sendiri..

    last blog PASUKAN PETHEL

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: