Beranda > Nasional > Lagi 3 Pulau Dijual

Lagi 3 Pulau Dijual

Rabu, 26/08/2009 13:27 WIB

TNI: Harus Dilihat Dulu Motif Penjualan Pulau

Anwar Khumaini – detikNews


Foto: privateislandsonline.com

Jakarta – Penjualan pulau-pulau milik Indonesia kian marak. Untuk mengantisipasinya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap mengamankan ancaman tersebut. Namun harus dilihat terlebih dahulu apa motif dibuatnya situs penjualan pulau tersebut.

“Ini motivasi pembuat iklan perlu ditelusuri. Rasanya Indonesia menjual pulau itu tidak mungkin,” kata Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen kepada detikcom, Rabu (26/8/2009).

Sagom menjelaskan, jika memang benar pulau-pulau tersebut dijual melalui situs asing, maka TNI beserta masyarakat akan siap membantu mengamankan pulau itu agar tidak sampai jatuh ke tangan asing.

“Kita semua bukan hanya TNI, seluruh bangsa Indonesia harus ikut menjaga (pulau). Kalau ada masyarakat dan penghuni pulau itu, mereka juga harus terlibat untuk mengamankan,” ujarnya.

Langkah yang bijak untuk menangani masalah ini, imbuhnya adalah dengan mengonfirmasinya kepada pihak-pihak yang berwenang, semisal Mensesneg yang menangani pendaftaran kepemilikan hak atas tanah.

“Lebih baik dikonfirmasi ke institusi-institusi terkait seperti Mensesneg, atau ke Depkeu. Sehingga nanti ada upaya untuk menelusuri siapa yang membuat iklan itu, dan motifnya seperti apa,” imbuh Sagom.

“Kalau memang nanti dikuasai asing malah membikin rakyat susah,” pungkasnya.

(anw/iy)

Rabu, 26/08/2009 16:51 WIB
3 Pulau Dijual di Internet
Ikrar: Penjualan HGB Pulau Tak Masalah
Laurencius Simanjuntak – detikNews


Jakarta – Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti tidak yakin ada 3 pulau Indonesia dijual. Ikrar menduga yang dijual adalah hak guna bangunan (HGB) pulau, bukan pulaunya.

“Buat saya itu bukan penjualan (pulau) tapi itu hak guna. Karena bagaimana pun itu siapa sih yang bisa beli pulau itu,” kata Ikrar usai diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2009).

Menurut Ikrar, jika pulau itu dijual dengan status hak guna bangunan (HGB) untuk keperluan pariwisata tidak akan mengganggu kedaulatan negara. “Kalau itu digunakan oleh misalnya individu atau perusahaan asing untuk pariwisata, nggak apa-apa,” imbuh dia.

Namun jika pulau dijual 100 persen maka akan mengancam kedaulatan negara. Bahkan, lanjut Ikrar, akan sangat mengganggu jika pulau itu digunakan untuk kegiatan yang membahayakan negara.

“Misalnya untuk pangkalan militer, intelijen. Nah itu bisa mengganggu kedaulatan nasional,” tandas dia.

Tiga pulau di Kepulauan Mentawai yang akan dijual yakni Pulau Makaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui.
(nik/iy)


Berita terkait :

3 Pulau Dijual di Internet
Depdagri Akan Cek Penjualan 3 Pulau Lewat Internet
  1. solarsedayu
    26 Agustus 2009 pukul 21:30

    to wahyu am,
    tau tuh,ada aja ..!
    urusan pendet belum kelar dah muncul
    yang dagang pulau,
    abis ini apa lagi ya ?

  2. wahyu am
    26 Agustus 2009 pukul 21:04

    ckckckckkc, ngeri gan😦

    sampe2 dijual

    ==========================================
    Blog Jelek sumpah, jangan diklik!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: