Beranda > Wouwwwww...!! > BERITA FOTO: Mumi Guanajuato yang Memukau

BERITA FOTO: Mumi Guanajuato yang Memukau

Rabu, 2 September 2009 | 10:24 WIB

Mumi anak Meksiko bernama Daniel dipamerkan di Kota Meksiko, 31 Agustus 2009.

MEXICO CITY, KOMPAS.com — Sebanyak 36 mumi Guanajuato asal Meksiko yang termasyur itu akan menjalani pameran keliling dunia selama tiga tahun.

Dalam konferensi pers yang menandai diluncurkannya pameran itu di Mexico City, Senin (31/8), panitia memperkenalkan sejumlah mumi yang memukau. Di antaranya mumi anak kecil asal Meksiko bernama Daniel.

Mumi Guanajuato ditemukan pada 1865. Mayat-mayat yang secara alami menjadi mumi itu adalah para korban wabah penyakit kolera yang merebak pada 1833. Mumi Guanajuato menjadi tujuan wisata dan atraksi budaya penting di Meksiko Tengah.
ONO
Sumber : AFP

Lusinan Mumi Perempuan di Peru Diduga Tumbal

Kamis, 16 Juli 2009 | 09:42 WIB
Puluhan mumi perempuan yang diduga tumbal di masa lalu ditemukan di Peru.

LIMA, KOMPAS.com — Sebanyak 33 mumi ditemukan di dekat Chiclayo, Peru, dan sebagian besar adalah perempuan. Menurut para ahli, ini adalah sebuah hal yang langka dan bisa jadi mereka adalah tumbal.

Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan kebanyakan dari mereka kemungkinan dibunuh dengan semacam pisau yang sangat tajam, dari tembaga atau perunggu. Mereka mungkin dikorbankan berdasarkan kepercayaan masyarakat saat itu bahwa ritual pengorbanan tersebut akan membawa kesuburan untuk lahan-lahan pertanian.

Pengorbanan manusia massal adalah hal yang umum di kebudayaan pre-Hispanic Andean. Namun, menemukan korban manusia sebanyak itu dalam satu tempat adalah hal yang langka. Elemen lain yang membuat penemuan ini menjadi tidak biasa adalah kebanyakan dari mumi itu berjenis kelamin perempuan.

“Pengorbanan sekelompok perempuan adalah sesuatu yang, sangat, sangat tidak biasa. Ini pertama kali kami melihat hal seperti ini,” ujar Haagen Klaus, antropologis dari universitas Utah Valley.

Sebanyak 30 di antaranya adalah perempuan dan kebanyakan berusia di bawah 15 tahun. Selain itu, beberapa mumi adalah anak berusia di bawah 9 tahun. Menurut Klaus, dalam masyarakat Andean, anak-anak tidak dianggap sebagai manusia.

“Ini adalah sesuatu yang, tentu saja, sangat aneh untuk kebudayaan kita. Dalam pandangan kosmologis di sini, bayi dan anak-anak bukanlah manusia karena jiwa manusia berasal dari pegunungan; dan ketika seorang bayi lahir, bayi itu dianggap roh gunung yang liar dan tidak terkontrol,” ujar Klaus.

Mumi-mumi ini berada dalam keadaan yang sangat baik, banyak yang masih memiliki gigi dan rambut. Klaus akan mempelajari lebih lanjut mengenai DNA mumi-mumi tersebut, mempelajari tentang penyakit-penyakit yang mereka derita, umur mereka, penyebab kematian, dan bahkan kemungkinan hubungan kekerabatan di antara mumi-mumi ini.
M4-09
Sumber : AP

Mumi 3.500 Tahun Dites DNA

Senin, 2 Juni 2008 | 14:52 WIB
Satu dari tiga mumi yang dibawa dari Lembah Raja-raja ke Museum Mesir di Kairo untuk dites DNA.

CAIRO, SENIN – Para arkeolog Mesir melakukan tes DNA pada mumi berusia 3.500 tahun. Tujuan tes DNA ini untuk membuktikan apakah mumi tersebut adalah jasad Raja Thutmose I, salah satu raja tersohor pada zaman Mesir Kuno.

Zahi Hawass, Kepala Dewan Purbakala Mesir, mengatakan, tes DNA dan pemindaian sinar X dilakukan kepada mumi yang belum lama ditemukan di Thebes, bagian barat Sungai Nil, yang kini dikenal sebagai Lembah Luxor. Ia mengatakan, mumi lain yang telah bertahun-tahun dipamerkan di Museum Mesir sebagai Raja Thutmose I mungkin salah.

Thutmose I adalah raja ketiga Mesir pada dinasti ke-18. Ia berkuasa pada 1506-1493 sebelum Masehi. Ia digantikan Thutmose II sebelum Hatsheput, saudara perempuan Thutmose II, yang dikenal sebagai raja Mesir wanita paling terkenal. Hawass tidak menjelaskan, dengan mumi yang mana hasil tes DNA akan dibandingkan dengan alasan rahasia negara. Tahun lalu, para arkeolog Mesir juga melakukan tes DNA mumi yang ditengarai sebagai jasad Hatsheput, namun hasilnya tak dipublikasikan.

Tes DNA akan mengungkap siapa orangtua mumi tersebut dan cara paling akurat untuk menentukan silsilah raja Mesir.  Untuk melakukan tes DNA mumi-mumi di Mesir, Discovery Channel yang berambisi mengungkap semuanya telah mengucurkan biaya 5 juta dollar AS.
WAH
Sumber : AP

baca juga :

Sepenggal Pesan Harta Karun Perairan Indonesia

Ular Sanca Meringkuk di Kloset

Panah 32 Cm Menancap di Kepala Brownie

Kebelet Kencing? “Ladies, Don’t Go!”

Para Tamu Hotel Itu Telanjang Bebas di Depan Umum

Monster Loch Ness Terlacak di Google Earth?


  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: