Beranda > Wouwwwww...!! > Ayah Perkosa Putrinya Selama 30 Tahun

Ayah Perkosa Putrinya Selama 30 Tahun

Jumat, 18 September 2009 | 07:06 WIB
MELBOURNE, KOMPAS.com — Seorang pria Australia memerkosa putrinya selama 30 tahun. Hubungan itu menghasilkan empat anak. Demikian laporan media Australia, Kamis (17/9). Kasus ini mengingatkan kembali kasus inses yang dilakukan Josef Fritzl di Austria.

Surat kabar Herald Sun dan Australian Broadcasting Corp mengatakan, pria yang berusia 60-an tahun itu mulai memerkosa putrinya pada 1970-an ketika anak perempuannya itu berusia 11 tahun.

Pria itu mengancam akan melakukan kekerasan terhadap ibunya jika kemauannya tidak dituruti. Pemerkosaan berlanjut sampai tahun 2007. Pria itu ditahan bulan Februari lalu setelah putrinya mendatangi polisi.

Polisi Negara Bagian Victoria menolak mengonfirmasikan rincian kasus itu. Pengadilan melarang pengungkapan persidangan yang sedang berjalan. Identitas tersangka pun tidak bisa disebutkan.

Herald Sun, koran yang terbit di Melbourne, memberitakan putri pria itu bagai berada di penjara di rumah keluarga, yang terletak sekitar 100 kilometer sebelah timur Melbourne.

Media setempat segera membandingkan dengan kasus Fritzl, yang sudah dipenjarakan seumur hidup pada Mei 2009 karena memperlakukan putrinya sebagai budak seks selama 24 tahun di sebuah ruangan tanpa jendela dan menyebabkan kematian salah satu dari tujuh anak, yang lahir dari putri kandungnya.

Istri dari terdakwa dalam kasus di Australia ini juga menyangkal mengetahui kasus itu. Herald Sun menuliskan para tetangga dan petugas kesejahteraan anak juga tidak curiga terhadap pria itu.

”Kami tinggal di sebuah rumah besar, jadi saya tidak tahu,” kata istri terdakwa. Pria itu mempunyai ”mulut yang sangat tajam” dan peminum.

Khawatirkan keselamatan

Perdana Menteri Negara Bagian Victoria John Brumby mengatakan hukum akan ditegakkan. Juga akan ada pertanyaan tentang mengapa kasus itu terdeteksi sekian lama.

Polisi akan menggunakan bukti DNA untuk membuktikan pria itu adalah ayah biologis dari anak-anak putrinya. Kasus ini akan disidangkan pada bulan November. Pria itu dikenai dakwaan pemerkosaan, inses, dan penyerangan tak senonoh.

Herald Sun mengatakan, keempat anak korban lahir dengan cacat bawaan di rumah-rumah sakit besar Melbourne. Salah satunya seorang anak perempuan yang meninggal karena sakit.

Ibu korban mengatakan kepada Herald Sun, putrinya akan ”bungkam” ketika ditanya mengenai siapa ayah anak-anaknya. Dia diduga akan memberi jawaban bahwa anak-anaknya lahir dari hubungan dengan para pria di kelab-kelab malam.

Istri terdakwa menggambarkan suaminya pemurung dan kasar. Namun, dia mengatakan tidak pernah curiga.

Media di Australia memberitakan korban mendatangi polisi tahun 2005. Seorang tetangga mendesaknya mengambil tindakan, tetapi kemudian menolak bekerja sama karena khawatir akan keselamatannya.

Namun, dia kembali ke polisi pada Juni 2008 dan memberi sebuah pernyataan. Polisi melakukan uji DNA pada pria itu dan mengenakan dakwaan penganiayaan seks pada Februari 2009.

Seorang tetangga mengatakan, sebenarnya sudah punya kecurigaan besar mengenai pria itu selama empat tahun terakhir. Akan tetapi, dia tidak mengambil tindakan karena tidak ingin ikut campur.

”Saya tidak memberi tahu siapa pun karena itu bukan urusan saya,” kata tetangga itu. Bagi tetangga ini, pemberitahuan kasus tersebut merupakan intervensi atas urusan orang lain. (AFP/AP/DI)


Sumber : Kompas Cetak
simak juga :
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: