Beranda > teknologi > Cumi-cumi Raksasa Dijaring di Teluk Meksiko

Cumi-cumi Raksasa Dijaring di Teluk Meksiko

Rabu, 23 September 2009 19:05 WIB

Cumi-cumi Raksasa Dijaring di Teluk Meksiko

Washington (ANTARA News) – Beberapa ilmuwan AS di Teluk Meksiko secara tak terduga menjaring cumi-cumi raksasa yang berukuran 5,9 meter di lepas pantai Louisiana, kata Departemen Dalam Negeri AS pekan ini.

Departemen tersebut memperlihatkan betapa sedikit yang diketahui mengenai kehidupan di perairan dalam di Teluk itu.

Pada 1954 lsatu cumi-cumi raksasa ditemukan mengambang dalam keadaan mati di lepas pantai Mississippi Delta, spesies langka tersebut dilihat di Teluk Meksiko.

Cumi-cumi itu, yang berbobot 46,7 kilogram, tertangkap pada 30 Juli di jaring pukat lebih dari 1.500 kaki di bawah permukaan air, sewaktu spesies tersebut ditarik ke luar dari air oleh satu kapal penelitian.

Cumi-cumi raksasa, yang tak dapat bertahan hidup pada perubahan cepat di kedalaman air ketika dibawa ke permukaan, diawetkan dan dikirim ke National Museum of Natural History, Smithsonian Institution, untuk diteliti lebih lanjut.

Para ilmuwan di kapal penelitian tersebut –dari National Oceanic and Atmjospheric Administration dan Mineral Management Service di Departemen Dalam Negeri– ikut dalam satu studi perdana mengenai makanan ikan paur sperm.

“Sewaktu jaring kapal pukat keluar dari air, saya dapat melihat bahwa kami menangkap sesuatu yang besar … sangat besar,” kata Anthony Martinez, ilmuwan mamalia laut di National Oceanic and Atmospheric Administration dan pemimpin ilmuwan di kapal penelitian tersebut, dalam satu pernyataan.

Sisa cumi-cumi raksasa telah ditemukan di dalam perut pemangsanya di perairan Teluk Meksiko, Karibia dan Florida Keys jadi para ilmuwan menyadari keebadaan cumi-cumi itu di Teluk.

Cumi-cumi tersebut, yang ditemukan oleh para peneliti itu, penting karena spesies tersebut sulit ditangkap, sehingga masih banyak yang perlu dipelajari mengenai spesies itu.

Michael Vecchione, Direktur National Systematics Laboratory di Fisheries Servic di NOAA, mengatakan cumi-cumi tersebut adalah tambahan penting bagi studi mengenai cumi-cumi di seluruh dunia.

“Temuan ini menggambarkan betapa sedikit yang kita ketahui mengenai apa yang berenang di sekitar perairan dalam di Teluk Meksiko,” katanya.

Cumi-cumi raksasa, yang dapat mencapai panjang 40 kaki, biasanya ditemukan di perairan dalam seperti di lepas pantai Spanyol dan Selandia Baru.

“Ini adalah untuk pertama kali satu cumi-cumi benar-benar telah ditangkap selama penelitian ilmiah di Teluk Meksiko,” katanya.

Studi perdana gabungan NOAA-MMS yang bertanggung jawab atas temuan tersebut adalah bagian dari studi dua tahun dengan dana 550.000 dolar AS guna memastikan sangat banyak dan beragamnya jenis ikan dan cumi-cumi yang dicari ikan paur sperm sebagai mangsanya. (*)

COPYRIGHT © 2009

terkait :

  1. 28 September 2009 pukul 12:36

    to : dianacakes,
    antepin dulu gih mbak kompornya ntar aku yg bumbuin,hehe😆

  2. dianacakes
    27 September 2009 pukul 13:40

    wah pastinya gede banget tu cumi2 ya,,,klo dimasak pasti MUANTAP,,,!! ,,^_^,,,

  3. 25 September 2009 pukul 10:26

    Weleh gedhene! Bisa nelen manusia tuh…

    emang doyan ma daging manusia pak? nggak takut pahit?😆

  4. ILYAS AFSOH
    25 September 2009 pukul 09:15

    mas minta script spider dansa nya ya ???

    monggo, silahkan langsung diunduh aja broo😆

  5. 25 September 2009 pukul 08:34

    wow. buesar….🙂

    😆

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: