Archive

Posts Tagged ‘romantis’

Hal Yang Harus Dihindari Saat Bercinta

17 September 2010 12 komentar

Sudah capek-capek menyiapkan segala sesuatu untuk menciptakan suasana romantis bersama pasangan, eh, begitu mood untuk bermesraan sudah naik, tiba-tiba istri langsung “melempem” bahkan ngambek tak mau meneruskan kegiatan bercinta. Para pria memang hendaknya mengetahui hal-hal apa saja yang bisa membuat gairah wanita mendadak padam, bahkan di saat Anda sudah siap “tempur”. Baca selanjutnya…

Buat Malam Pertama Anda Menakjubkan

Kamis, 20/08/2009 15:43 WIB
Amelia Ayu Kinanti – detikhot

Gambar

Jakarta Malam pertama adalah salah satu yang paling ditunggu oleh calon mempelai. Mau buat malam pertama Anda tak terlupakan? Coba ikuti tips berikut.

Malam pertama adalah salah satu yang akan Anda ingat hingga nanti. Seringkali terjadi kekhawatiran pada tiap calon mempelai apakah malam pertamanya akan berjalan sempurna atau malah sebaliknya. Ingin malam pertama Anda lancar dan menakjubkan? Coba ikuti tips yang detikhot kutip dari Askmen, Kamis (20/8/2009).

Anda pasti ingat istilah ‘pingit’ yang dulu selalu diutarakan orang tua atau nenek Anda. Ternyata ada benarnya kita ‘dipingit’ sesaat sebelum menikah. Tak bertemu kekasih sebelum menikah akan membuat rasa rindu Anda padanya memuncak. Bayangkan saja apa yang akan Anda lakukan dengan pasangan di malam pertama.

Setelah menikah, Anda dan pasangan akan menghabiskan waktu bersama, di rumah kalian berdua. Untuk itu ada baiknya untuk malam pertama, lakukan di tempat lain. Misalnya kamar hotel khusus bulan madu yang romantis. Suasana yang berbeda itu akan menghasilkan sensasi yang berbeda pula.

Tak ada salahnya untuk menyelinap terlebih dahulu dan keluar dari pesta perayaan. Jika acara inti sudah selesai, Anda bisa meninggalkan tempat pesta terlebih dahulu dan memulai malam pertama Anda. Karena bisa saja, sebelum memulai, Anda malah sudah keletihan karena rangkaian pesta yang panjang.

Jangan terburu-buru memulai malam pertama Anda. Perbanyak foreplay untuk menimbulkan rasa nyaman Anda dan pasang. Saling membantu membuka pakaian pengantin yang sedikit rumit akan membuat foreplay Anda semakin seru.

Ayo buat malam pertama Anda berkesan!

(kee/kee)

terkait :

Hormon Pemicu Gairah

Mitos Seks, Kok, Dianggap Benar

Cairan Mani Pra Ejakulasi Bisa Bikin Hamil?

Rajin Ngeseks Jadi Seksi Loh!

Ini Dia 10 Titik Erotis Perempuan!

Buat Malam Pertama Anda Menakjubkan

Ini Dia Manfaat Berkeringat Saat Bercinta!

Tingkatkan Kehidupan Seks Dengan Makanan!

Seks Sambil Tidur? Emang Bisa?

Wow, Cinta Romantis di Atas Ladang Gandum

Ilustrasi

Sabtu, 22 Agustus 2009 | 09:21 WIB

KALIDA, KOMPAS.com — Ada berbagai cara untuk mengajak seseorang menikah. Ada cara biasa, ada pula cara yang tidak biasa. Seorang anak petani di Kalida, Ohio, AS, membuat ajakan menikah di atas ladang gandum ayahnya.

Jason Kahle mengajak Aleasha Decker (23), kekasihnya, naik pesawat untuk mengambil foto beberapa rumah dari ketinggian. Ternyata, dari atas pesawat Aleasha melihat pesan yang sangat romantis, ”Aleasha, maukah menikahi saya?” demikian bunyi pesan itu.  Pesan itu ditulis dengan menggunakan huruf-huruf plastik berukuran besar yang diletakkan di hamparan ladang gandum ayahnya.

Ladang gandum itu telah berubah menjadi ladang impian bagi Aleasha. Kahle lalu memberinya cincin di atas pesawat. Rencananya, mereka akan menikah pada 5 Juni 2010, sungguh romantis.(AP/REUTERS/JOE)

Sumber : Kompas Cetak

terkait :

Wow! Petani Seksi Pose Bugil di Kalender

Duh! Bokong Kakek Lengket di Toilet

Wow, Cinta Romantis di Atas Ladang Gandum

Ich… Ada Anak Kambing Mirip Manusia

Dikubur 26 Tahun Jasad Masih Utuh

Membuai Wanita Di Ranjang

18 Agustus 2009 1 komentar
Liana Garcia | 17/08/2009 – 05 : 09
(Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta – Demi bisa memberikan kepuasan sempurna pasangan wanita di atas ranjang, tentu saja seorang pria butuh teknik-teknik tertentu. Terlebih seks juga bukan sebuah kewajiban semata, namun sebagai ungkapan kasih sayang pada pasangan Anda yang melibatkan jiwa dan seantero perasaan.

Berikut sejumlah tips singkat untuk mengajak pasangan Anda ‘bermain’ sempurna di atas ranjang tanpa pernah sedikit pun mengecewakannya. Seperti yang dikutip dari Askmen.com

Jaga Komunikasi

Menjaga sebuah hubungan agar bisa langgeng, tentu saja dengan menjaga pula komunikasi untuk tetap berjalan baik. Untuk itu utarakan apa yang Anda harapkan dan juga cari tahu apa yang ia harapkan dari Anda. Dengan demikian akan tercipta saling pengertian yang merupakan kunci utama sebuah hubungan harmonis.

Jangan Ragu Menyanjung

Dari zaman dulu, wanita termasuk makhluk yang paling suka disanjung, terutama keadaan fisiknya. Meskipun terkadang wanita merasa tak sempurna, tetapi sebenarnya ada beberapa bagian tubuhnya yang sangat ia sukai. Nah, untuk itu tugas Andalah mencari tahu dan memberikan pujian.

Ucapkan kata-kata manis dan tulus disertai perlakuan manis, maka seorang wanita akan lunglai tak berdaya di hadapan Anda. Ingat, ketulusan itu sangat penting, jadi jangan sembarang memuji dan menggombal karena sebenarnya wanita akan mengetahuinya. Yang terpenting adalah bagaimana membuatnya nyaman dengan penampilan dan bentuk tubuhnya.

Ciptakan Suasana Romantis

Untuk membuat pasangan Anda merasa nyaman tentu saja dengan menciptakan suasana romantis. Biarkan pasangan Anda merasa sebagai Ratu Cleopatra dari Mesir. Manjakan dirinya dan layani dia. Hidupkan musik untuk mengisi suasana. Siapkan beberapa kuntum bunga segar. Beri pewangi atau nyalakan aroma terapi. Semuanya akan mampu membangkitkan gairah malam kalian.

Dengarkan Komentar

Sebagai pasangan, Anda harus mendengarkan apa yang ia inginkan dan rasakan. Jangan biarkan keegoisan Anda merusak hubungan kalian. Dengan begitu Anda akan semakin mengerti apa yang sesungguhnya ia butuhkan.

Menangkan perhatiannya, dengan demikian justru Anda sendiri yang akan mendapatkan lebih banyak kesenangan.

Siapkan Stamina

Satu hal yang harus juga Anda perhatikan yakni stamina. Jangan sampai loyo atau kurang bergairah. Untuk itu Anda seharusnya berolahraga secara teratur. Jaga tubuh agar tetap fit. Tentu saja ini untuk bisa memuaskan pasangan dengan sempurna.

Tanggalkan Segala Masalah

Jangan sekali-kali membawa masalah pekerjaan atau urusan lain ke atas ranjang. Karena pasangan Anda tentu tak ingin mendengarkan keluhan Anda tentang hal tersebut. Yang ia perlukan hanyalah perhatian yang penuh serta kasih sayang. Untuk ini, berikan waktu seutuhnya untuk memperhatikannya dan memberikan yang terbaik.

Jangan Beri Kritikan Tajam

Meskipun kritikan bisa memberikan perubahan besar, sebuah kritikan tajam bukanlah cara yang bagus bila dilakukan di atas ranjang. Jika keadaan tak berjalan sebagaimana mestinya, Anda jangan langsung mengkritik dan menyudutkannya. Selidiki apa yang menjadi masalah dan temukan solusinya.

Setelah menemukannya, coba bicarakan baik-baik. Beri penjelasan kenapa tak sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini lebih baik ketimbang harus mencari-cari kesalahan pasangan. So, sebuah kerjasama yang baik di atas ranjang akan memberikan kesenangan dan kepuasan yang mengasyikkan tentunya. [L1]

<< kembali

Perselingkuhan Melalui “Chatting”

1001293p
Senin, 13 Juli 2009 | 10:01 WIB

Melanjutkan tulisan Ibu Sawitri minggu lalu mengenai penggunaan internet, berikut adalah masalah seorang bapak, SW, mengenai istrinya yang terus terobsesi dan terbius karena menemukan ”excitement” tersendiri dalam melakukan ”cybersex” dengan PIL-nya.

Saya sudah menikah 15 tahun dengan dua anak laki-laki yang sehat. Sekitar 10 bulan yang lalu istri saya bertemu dengan teman satu SMA di internet dan sering chatting. Hubungan mereka akhirnya terbongkar sekitar 1,5 bulan lalu. Saya memergoki hubungan mereka karena komputer rumah telah saya ”sadap”.

Istri saya mengakui bahwa mereka memang saling suka. Istri saya mengatakan mereka tetap tahu batas. Saya bahkan telah dua kali menelepon si PIL untuk memperingatkan. Dia berjanji akan mengingatkan istri saya untuk menghentikan hubungan mereka. Ternyata mereka berdua tetap saling berhubungan, bahkan pembicaraan di chatting telah menjurus ke arah yang negatif. Intinya mereka juga melakukan cybersex, tapi maaf tak bisa diuraikan di sini. Istri saya dan PIL-nya sudah banyak berbohong kepada saya. Istri saya dan si PIL memang tinggal terpisah di dua kota berbeda.

Saya terus berusaha sabar dengan berdoa karena saya sangat sayang sekali kepada istri dan rela menunggu kesadarannya untuk kembali. Istri mengatakan kalau langsung harus melupakan si PIL, hatinya akan hancur. Tampaknya istri saya sudah telanjur cinta. Jika dia tidak mendengar kabar dari si PIL akan terlihat murung. Bahkan kalau istri saya kangen dengan si PIL, saya mengizinkan dia untuk telepon. Saya mengizinkan karena saya merasa di zaman modern sekarang ini, saya tak akan bisa menghalangi mereka berkomunikasi, sementara saya sendiri tidak akan bisa setiap waktu berada di sampingnya. Ibu, tolong segera bantu permasalahan saya. Saya benar-benar bingung dan saya sangat-sangat mencintai istri saya.

Dunia maya

Tampaknya perlu sedikit dijelaskan mengapa seseorang bisa menjadi kecanduan chatting dan berhubungan melalui dunia maya.

Menurut Rona Subotnik (2005), dunia internet dapat menjadi ”enigma”, sesuatu yang membingungkan dan misterius. Internet menjadi tempat untuk para pencinta cyber bertemu meskipun jelas-jelas secara fisik tidak ada. Mereka merasa tidak akan terlihat bersama di tempat umum, mereka pikir perselingkuhan bisa tetap dijaga kerahasiaannya.

Banyak terasa pertentangan dalam berkomunikasi melalui dunia maya ini. Di satu pihak para pencinta cyber saling merasa kesepian, tapi di lain hal mereka bisa merasakan hanya mereka berdualah yang ada di dunia ini. Hal ini menyebabkan perasaan romantis yang kuat, perasaan romantis yang paradoks, karena kenyataannya mereka tidak ada secara fisik. Perasaan kedekatan yang dialami sebenarnya adalah keintiman yang semu. Mereka mungkin ingin bertemu tatap muka, tapi biasanya kekecewaan banyak dirasakan setelahnya.

Kejujuran juga sangat rentan, mudah bagi mereka untuk saling berbohong. Kalaupun ada ungkapan pribadi yang berasosiasi pada sesuatu yang ekspresif, semua itu sangat mudah dimanipulasi. Kata-kata tertulis dipikirkan lebih punya kredibilitas dan reliabilitas ketimbang ucapan lisan. Nada suara atau cara bicara, kontak mata dan bahasa tubuh yang bisa berpengaruh pada makna dan emosi yang mengiringi kata/kalimat, juga hilang dalam komunikasi melalui chatting.

Fantasi-fantasi dapat membimbing hubungan jarak jauh antara dua orang pencinta cyber, yang sebenarnya tidak saling tahu satu sama lain. Meskipun demikian, perselingkuhan melalui internet bisa merupakan perselingkuhan yang nyata (virtual affair), yang juga merusak dan menghancurkan keharmonisan keluarga.

Bagi orang-orang yang tidak stabil emosinya, mudah terpengaruh dan terbawa oleh sesuatu yang dianggap ”menyenangkan”, atau memang tengah mengalami kekecewaan atau ketidakpuasan hidup, tentunya akan mudah sekali terbawa oleh dampak negatif dari hubungan dengan dunia maya ini.

Saran penyelesaian

Memang tak mudah bila upaya penyelesaian hanya sepihak, berasal dari suami saja. Sementara istri belum mau (menurut saya) diajak berkonsultasi ke konselor ataupun ke psikolog. Biasanya, seseorang yang sadar dan merasa bersalah memang tak nyaman diajak berkonsultasi. Ia pasti takut akan diinterogasi lagi atau disalahkan oleh pihak luar.

Jadi, seyogianya jangan memaksa, apalagi seperti kata-kata Bapak akan ”menyeretnya” ke psikolog. Secara bertahap, teruslah mencari orang yang bisa ia percaya, mampu mengerti dirinya, dan dapat memberinya saran untuk berhenti berhubungan dengan si PIL.

Tampaknya sikap Bapak juga agak mendua menghadapi istri. Bapak mudah bingung antara ingin membuka kesalahannya ke orangtua istri yang baru sembuh atau akan membeberkan rahasia PIL ke keluarganya, tapi takut istri akan marah besar atau dia akan nekat melakukannya di luar kendali Bapak. Atau kondisi-kondisi lain seperti yang telah saya uraikan di surat Bapak.

Saya berharap Bapak lebih tegas dalam bersikap, saya paham Bapak takut kehilangan istri yang sangat Bapak cintai, tapi bila terus demikian, istri tak akan belajar mengendalikan dirinya dan menjadi lebih ”dewasa”. Semua keputusan pasti ada risikonya, terimalah risiko tersebut dengan besar hati. Saya juga berpikir, sebenarnya yang patut marah besar adalah Bapak sebagai orang yang terkhianati bukan?

Oh, ya, kita juga perlu belajar bahwa tidaklah baik bila kita terlalu mencintai seseorang, siapa pun dia, sehingga sangat ketakutan akan kehilangannya. Kita perlu menyiapkan diri bila sewaktu-waktu harus kehilangan dia, bukan?

Dari surat Bapak, saya tangkap Anda sudah terus mengupayakan perbaikan diri. Memang Bapak masih perlu terus berintrospeksi agar memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam hubungan interpersonal dengan istri dan lebih memerhatikan kebutuhan dia yang rupanya justru diperoleh dari si PIL. Saya juga salut dan sangat menghargai bahwa Bapak tidak hanya terbawa emosi marah dan dendam, atau justru cepat membuat ultimatum untuk menceraikannya. Selamat berupaya terus, saya doakan.

Agustine Dwiputri, Psikolog

Sumber : Kompas