Arsip

Posts Tagged ‘sperma’

Perempuan Ternyata Butuh Orgasme..

17 September 2010 3 komentar
(thesun.co.uk)

Perempuan ternyata membutuhkan orgasme. Ini penting karena banyak manfaat didapatkan setelah orgasme. Apa sajakah?

Beberapa peneliti percaya bahwa adanya orgasme selama berhubungan seksual dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan. Ini sesuai teori oksitosin, hormon yang sudah dirilis. Di mana pada tingkat puncak orgasme, menyebabkan kontraksi uterus yang membuat sperma terbawa masuk menuju sel telur.

Menyadur The Sun, sebelumnya, peneliti setuju perempuan membutuhkan sekitar 20 menit rangsangan klitoris atau G-spot untuk mencapai orgasme. Baca selanjutnya…

Lima Siksaan Orgasme

23 September 2009 Tinggalkan komentar

Lima Siksaan Orgasme
jothydev.com

12 September 2009 14:00 WIB

Penulis : Yulia Permata Sari

BAGI kebanyakan orang, orgasme merupakan suatu hal yang sangat didambakan ketika berhubungan intim karena memberikan puncak kepuasan secara lahir dan batin. Akan tetapi, ternyata tidak semua orang merasakan ”the big O” sebagai suatu kenikmatan. Sebagian orang justru mengasosiasikan orgasme sebagai sebuah ”siksaan” karena mengalami sejumlah gejala berikut ini:

1. Sakit kepala
Kebanyakan orang mungkin menganggap seks sebagai obat penghilang rasa sakit terbaik. Akan tetapi, sekitar 1% penderita migrain mengalami sakit kepala akut selama orgasme. Coital celphalgia atau sakit kepala yang diasosiasikan dengan rangsangan seksual dan orgasme, lazimnya dialami laki-laki dibandingkan perempuan.

Biasanya, gejala tersebut muncul secara tiba-tiba tepat sebelum, selama, dan setelah orgasme saat berhubungan intim dengan pasangan, atau ketika bermasturbasi. Penderita biasanya merasakan sakit kepala hebat yang dapat bertahan hingga 24 jam, bahkan ada pula yang disertai dengan mual dan muntah.

Penderita masalah tersebut sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter supaya diberikan resep betablocker atau indomethacin dan obat analgetik lain untuk diminum satu sampai dua jam sebelum berhubungan seksual.Namun masalahnya, rangsangan seksual tidak bisa menunggu eksekusi satu hingga dua jam bukan?

2. Alergi sperma
Sejumlah perempuan kemungkinan memiliki alergi terhadap hubungan intim. Kondisi sedikit langka yang disebut dengan alergi semen (sperma) ini, membuat penderitanya mengalami sejumlah gejala seperti gatal-gatal dan sensasi panas terbakar di area intim, pembengkakan di area intim, dan terkadang mengalami sesak nafas.

Hampir setengah perempuan penderita alergi sperma mengalami reaksi alergi selama berhubungan seks di kali pertama, dan kondisi tersebut dapat terus memburuk. Meskipun demikian, agak sulit membedakan antara alergi sperma dengan alergi karena infeksi.

Yang lebih menarik, Baca selanjutnya…

Waspada Pelumas Vagina Rusak Sperma

12 September 2009 Tinggalkan komentar
10/09/2009 – 18:30
Liana Garcia
(Istimewa)

INILAH.COM, Ohio – Terbiasa menggunakan pelumas vagina saat ML? Hati-hati, karena sejumlah penelitian mengungkapkan pemakaian pelumas vagina tidak terkontrol akan merusak kualitas sperma.

Saat ini sepertiga hingga setengah pasangan yang aktif secara seksual kerap menggunakan pelumas vagina saat ML. Pemakaian ini mendapat sorotan beberapa peneliti di Ohio, karena hasilnya mengungkapkan pemakaian pelumas ini dapat merusak kualitas sperma.

Dr Ashok Agarwal dari Cleveland Clinic, Ohio dan rekannya menguji produk pelumas vagina yang dijual bebas, terhadap kemampuan sperma bergerak, dan pengaruh tiga pelumas terhadap kualitas chromatin sperma.

Penelitian ini melibatkan uji sampel sperma yang diambil dari 12 pria, hasilnya ternyata pelumas vagina (Replens, Astroglide, dan FemGlide) mengakibatkan penurunan signifikan pada kemampuan bergerak sperma selang 30 menit setelah terkena paparan.

Baca selanjutnya…

Kategori:Seksologi Tag:, , ,

Mitos Seks, Kok, Dianggap Benar

4 September 2009 5 komentar
Senin, 31 Agustus 2009 | 13:43 WIB

Hubungan seks dengan anak muda bikin awet muda? Sering berhubungan seks bikin awet muda? Menelan dan mengoleskan sperma ke wajah bikin awet muda? Itu semua cuma mitos yang membuat banyak orang tersesat, meski tetap diyakini dan disebarluaskan.

“Saya seorang volunteer di salah satu LSM yang bergerak dalam bidang kesehatan reproduksi. Dalam memberikan penyuluhan, saya dan teman-teman sering mendapat pertanyaan yang sulit dijawab. Mohon penjelasan mengenai pertanyaan berikut ini:

Benarkah sering berhubungan seks membuat umur panjang? Konon di internet ada banyak penjelasan seperti itu. Kalau benar, apa alasannya dan apakah benar kalau kita menyarankan orang sering berhubungan seks supaya panjang umur?

Apakah benar berhubungan seks dengan orang muda membuat awet muda? Banyak orang menerapkannya. Juga informasi mengenai sperma bisa membuat wanita awet muda kalau dioleskan di wajah atau ditelan. Bagaimana penjelasan yang benar?
R.T., Jakarta

Kurang tepat
Memang ada banyak informasi tentang seks yang beredar luas di masyarakat, meski belum tentu benar. Informasi yang dimuat di media massa juga tidak semuanya benar. Dapat dibayangkan kalau informasi salah itu diteruskan kepada orang lain.

Di antara informasi salah itu, banyak yang sudah menjadi mitos. Ketiga informasi yang Anda terima seabagi pertanyaan itu adalah mitos. Artinya, informasi itu salah, tetapi karena sudah beredar lama, akhirnya dianggap benar oleh banyak orang.

Sebagian mitos seks seakan benar karena disebarluaskan di internet. Padahal, informasi itu bukan berdasarkan sumber yang benar secara ilmiah.

Informasi bahwa sering berhubungan seks bisa membuat umur panjang memang banyak dimuat di internet. Banyak pertanyaan yang muncul berkaitan dengan umur panjang. Salah satunya ialah keadaan kesehatan fisik dan psikis yang baik, sehingga mereka umur panjang dan lebih sering melakukan hubungan seks. Kurang tepat kalau Anda menganjurkan hubungan seksual lebih sering agar berumur panjang.

Membuat tersesat
Informasi mengenai hubungan seksual dengan orang muda membuat awet muda pun sering ditanyakan. Tak ada data ilmiah yang mendukung informasi ini. Lebih awet muda atau tidak, sangat berkaitan dengan pola hidup sehat atau tidak, ada tidaknya penyakit, berat ringannya stres, dan upaya pengobatan untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Demikian juga informasi mengenai sperma yang bisa membuat wanita awet muda. Sulit dimengerti kalau masih ada warga masyarakat yang meyakini dan menerapkannya.

Umumnya informasi itu diperkuat dengan penjelasan bahwa di dalam sperma banyak bahan bermanfaat. Penjelasan seperti ini kita dapatkan juga dari informasi mengenai terapi urin. Padahal, bukti ilmiah tidak mendukung kebenaran informasi itu.

Saya senang kalau Anda sebagai sukarelawan mengajukan pertanyaan untuk memastikan kebenarannya. Kalau tidak, akan semakin banyak orang tersesat. Kalau percaya hubungan seks dengan orang awet muda, orang akan mencari remaja untuk berhubungan seks.

Prof.Dr.dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And

terkait:

Hormon Pemicu Gairah

Mitos Seks, Kok, Dianggap Benar

Cairan Mani Pra Ejakulasi Bisa Bikin Hamil?

Rajin Ngeseks Jadi Seksi Loh!

Ini Dia 10 Titik Erotis Perempuan!

Buat Malam Pertama Anda Menakjubkan

Ini Dia Manfaat Berkeringat Saat Bercinta!

Tingkatkan Kehidupan Seks Dengan Makanan!

Seks Sambil Tidur? Emang Bisa?

Cairan Mani Pra Ejakulasi Bisa Bikin Hamil?

4 September 2009 9 komentar
Selasa, 1 September 2009 | 11:24 WIB

KOMPAS.com – Banyak penanya di rubrik konsultasi yang khawatir akan hamil saat melakukan coitus interuptus (melakukan hubungan seksual dengan sperma dikeluarkan di luar vagina). Sebenarnya, apakah cairan mani sebelum ejakulasi bisa menyebabkan kehamilan?

Menurut Roger W.Harms, M.D, penulis buku Mayo Clinic Guide to a Healthy Pregnancy, cairan yang dikeluarkan penis sebelum ejakulasi sangat mungkin mengandung sperma, karenanya tetap bisa menyebabkan kehamilan.

Menarik penis dari vagina sebelum ejakulasi merupakan salah satu bentuk kontrasepsi yang paling kuno. Diperkirakan empat persen orang dewasa di Amerika Serikat menggunakan coitus interuptus untuk mengontrol kehamilan. Tetapi, angka kegagalannya sangat tinggi. Setiap tahunnya, sekitar 27 persen wanita yang memakai metode tersebut hamil.
AN

terkait :

Hormon Pemicu Gairah

Mitos Seks, Kok, Dianggap Benar

Cairan Mani Pra Ejakulasi Bisa Bikin Hamil?

Rajin Ngeseks Jadi Seksi Loh!

Ini Dia 10 Titik Erotis Perempuan!

Buat Malam Pertama Anda Menakjubkan

Ini Dia Manfaat Berkeringat Saat Bercinta!

Tingkatkan Kehidupan Seks Dengan Makanan!

Seks Sambil Tidur? Emang Bisa?

Puasa Baik Untuk Sperma

23/08/2009 – 07:09

Liana Garcia

INILAH.COM, Jakarta – Berpuasa selain baik untuk kesehatan fisik ternyata sangat baik untuk kesehatan rohani. Bagi mereka yang berpuasa, jangan khawatir jika kualitas sperma Anda akan menurun. Justru sebaliknya, kualitas sperma secara umum akan lebih bagus.

Puasa diketahui tidak berdampak negatif terhadap kualitas sperma, seperti yang dihimpun Inilah.com dari berbagai sumber. Manfaat puasa terhadap kesehatan tubuh bagi pria yang sehat justru lebih bagus bahkan tidak mengurangi terjadinya konsepsi hubungan suami-istri.

Manfaat kesehatan saat puasa justru meningkatkan fungsi organ reproduksi, menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh, serta meningkatkan fungsi organ tubuh. Selain itu, memberikan kesempatan bagi alat pencernaan untuk beristirahat akan membebaskan tubuh dari racun, kotoran, dan ampas yang bisa merusak kesehatan.

Dengan puasa, tubuh mampu memblokir makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker sehingga kuman-kuman tersebut tidak bisa bertahan hidup.

Yang penting dilakukan suami-istri adalah tetap menjaga kebugaran saat puasa yakni mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang serta memperbanyak minum air putih.

Aturlah waktu istirahat. Usahakan tidur beberapa menit pada siang hari, saat tubuh merasakan kantuk yang berat. Hal itu dapat membantu memulihkan kesegaran tubuh dan melancarkan proses berpikir kita.

Justru hindari duduk diam atau tidur dalam jangka waktu yang lama dan bermalas-malasan karena hal itu justru akan membuat tubuh semakin lemas dan loyo. [L1]

Artikel terkait :

Foreplay dengan Es? Wah… Dingin!

Titik Rangsang Seks Perlu Kejutan!

Petting? Penting Nggak, Sih?

Rahasia Naikkan Libido Pria

Hemm.. Sensasi ML di Sofa Luar Biasa!

Tak Puas ML? ‘Mainkan’ Klitorisnya!

Ciuman Dahsyat Ada di Mana Saja?

Ciuman Pembuka ML Ala China

5 Fakta Hot Soal Ciuman

Ayam Kampus Nggak Ada Matinye

Spray Khusus Ejakulasi Dini

ML dengan Jari? Harus Bersih Lho!

Foreplay Yahud, ML Lancar!

Puasa Baik Untuk Sperma

Seksualitas Pria Penderita Hipertensi

Ukuran “Yunior” dan Ras

Sperma Banyak Kandung Protein

Pusing? Atasi dengan ML

Rupanya… Banyak Pria Tak Bersunat

Kapan Harus Periksa Sperma?

Perdarahan Paska Senggama, Mengapa

Menjaga Kesehatan vagina dengan Susu

Saudara Sepupuku yang Seksi

Gadis-Gadis Belia dalam Akuarium

Lho Kok Bisa, Mr Dick Punya Pikiran!

Serba-serbi Mr Dick

Tip Memanaskan Ranjang ala Erwin Parengkuan

Puaskan Wanita dengan Ereksi Terhebat

Sepuluh Ide Liar dan Panas ML

Sensasi ML Pakai Kondom

Sensualitas Bokong

Pria Jago ML? Hitung Durasinya!

4 Gerakan Pemacu Gairah Seks

Tiga Langkah Bangkitkan Gejolak Seks

Sentuhan Superpanas Pembangkit Birahi

Tebar Pesona Seks dengan Pheromone

Mencapai Orgasme Berulang

ML di Kamar Mandi? Awas Licin!

Membuai Wanita Di Ranjang

Bergairah dengan Pijat Erotis

Bila Vagina Kering

“Reparasi” Vagina Lewat Vaginoplasti

Sadisme Seksual, Bisakah Disembuhkan?

Wah! 70 Persen Wanita Pernah Alami Disfungsi Seksual

Lagi, Korban Pembesaran Penis

Mau Anak Putih? ML-nya Setelah Jam 05.00 Subuh!

Posisi yang Dapat Menstimulasi G-Spot

Masturbasi Sangat Disarankan untuk Wanita

Usia Bertambah, “Junior” Ikut Berubah

Normalkah Wanita Orgasme dengan Masturbasi?

Penis Patah, Mungkinkah?

Sudah Pakai Obat Mengapa Seks Gagal?

Ayo, Uji Pengetahuan Seks Anda!

G Spot, Dimanakah Kau Berada?

Darah Perawan, Seberapa Penting?

Beda Negara, Beda Konsep Keperawanan

Agar Gairah Seks Tetap Hot

10 Situasi yang Membangkitkan Gairah Istri

10 Alasan Wanita tak Bergairah

Loyo di Rumah, Greng di Luar

Anda Disfungsi Ereksi?

Seks Rutin Jauhkan Impotensi

Ereksi Lenyap Akibat Hubungan Tak Harmonis

Mengenal Gangguan Seksual

Seks Hot di Pagi Hari

Jelajahi Titik Sensitif Wanita

Bagian Tubuh yang Bikin Wanita Mudah Terangsang!

Kapan Harus Periksa Sperma?

21 Agustus 2009 2 komentar
Jumat, 21 Agustus 2009 | 11:36 WIB

Infertilitas atau ketidaksuburan bisa diakibatkan adanya gangguan di saluran reproduksi pria ataupun wanita. Gangguan di pihak suami bisa berupa gangguan sperma, gangguan ejakulasi, atau impotensi. Oleh karena itu, pria juga perlu melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab gagal hamil dan bagaimana mengatasinya. Lalu, kapan mutu sperma suami perlu diperiksa?

1. Jika istri tidak hamil setahun setelah menikah meski sudah melakukan hubungan seksual secara teratur (2-3 kali seminggu tanpa KB).

2. Jika saat menikah istri berusia 35 tahun, tapi belum juga hamil enam bulan setelah menikah meski melakukan hubungan seksual secara teratur.

3. Jika saat menikah istri berusia 40 tahun, tapi belum juga hamil tiga bulan setelah menikah meski melakukan hubungan seksual secara teratur.

4. Jika ketiga hal tadi menimpa, ada baiknya segera menemui dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Yang paling mudah, memeriksa suami dengan analisis sperma. Namun, yang ideal adalah melakukan pemeriksaan pada kedua pihak, baik istri maupun suami. Analisis sperma pun tak boleh dilakukan sembarangan karena hasilnya bisa bias. Yang paling tepat adalah melakukan analisis sperma ke klinik kesuburan.

<< kembali

Kategori:Seksologi Tag:, , ,